Kreatifitas, Kunci Sukses Masa Depan Anak


Sejak kecil, setiap anak terlahir dengan potensi yang besar untuk menjadi kreatif, namun sejauh mana orang tua dapat menggali kreatifitas tersebut adalah sebuah persoalan tersendiri.

Eksplorasi kreatifitas anak sejak dini akan memberikan peluang bagi sang anak untuk berkembang lebih baik dan lebih mampu untuk menghadapi dinamika kehidupan. Penyesuaian terhadap tantangan hidup akan sangat membutuhkan kreatifitas. Kreatifitas juga akan membantu meningkatkan kecerdasan anak itu sendiri.

Kreatifitas anak dipengaruhi oleh 2 faktor, dimana Faktor Internal seperti faktor genetik, kecerdasan otak, kepribadian, kemampuan kognitif sebagai dasar dari kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan, menganalisa dan memecahkan persoalan yang dihadapi dengan kemampuannya sendiri secara mandiri.

Faktor selanjutnya adalah faktor eksternal dimana faktor ini terjadi disekitar anak itu sendiri, seperti pendidikan, teknologi, budaya, keluarga dan lain sebagainya.

Kedua faktor ini sangat bergantung satu sama lain. Perkembangan kreatifitas merupakan kombinasi dari kemampuan internal untuk menerima semua faktor eksternal tersebut dan kemudian menerjemahkannya dalam perilaku unik sebagai jawaban atas kondisi yang ada.

Sejak dini, pengembangan kreatifitas akan lebih mudah diterima oleh anak, sehingga sejak dini mereka dapat membentuk pola kreativitas ala mereka sendiri. Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama pembentukan kreatifitas anak :

  • Dampingi Anak,

    Pola partnership dalam pengembangan kreatifitas akan sangat membantu anak lebih cepat memahami sebuah persoalan. Sebagai seorang anak, tentunya pengetahuan tentang segala sesuatu itu masih terbatas, dan keterbatasan inilah yang menjadi tanggung jawab orang tua untuk dapat memberikan pemahaman kepada anak agar mereka mampu memahami dan mencari jawaban serta tindakan yang akan dilakukan untuk memecahkan persoalan.

  • Beri rangsangan,
    Tanpa adanya rangsangan, terkadang anak akan menjadi pasif, mereka akan menjadi kreatif manakala ada suatu "tantangan yang menyenangkan" yang menimbulkan motivasi anak untuk memecahkan tantangan tersebut. Permainan, juga bisa menjadi suatu tantangan bagi anak untuk dapat menyelesaikannya. Memang, tidak semua permainan dapat memberikan dampak pada peningkatan kreatifitas, namun apabila diarahkan dan dikontrol orang tua, maka akan membantu perkembangan kreatifitas anak.
  • Batasi Larangan Bagi Anak,<
    Larangan untuk berbuat sesuatu mungkin sebagai wujud kasih sayang orang tua terhadap anak, namun terlalu banyak larangan akan melemahkan kreatifitas anak. Dengan banyaknya larangan, peluang anak untuk mengeksplorasi dirinya akan menjadi terbatas dan pada akhirnya hanya akan membatasi kemampuan anak untuk menjadi kreatif.
  • Bangun kepercayaan diri, disiplin dan tanggung jawab,
    Ketiga hal ini akan membantu kreatifitas anak menjadi sebuah proses kreatifitas yang positif dan membangun kepribadian anak menjadi lebih percaya diri untuk mampu menghadapi semua persoalan, bertanggung jawab atas kreatifitasnya dalam memecahkan sebuah persoalan dan disiplin dalam bertindak.
  • Pahami kemampuan anak,
    Perkembangan kreatifitas bukanlah sesuatu yang instan, perkembangan kreatifitas anak tetap harus dipelajari secara bertahap. Kreatifitas akan menjadi optimal apabila orang tua yang mampu untuk mengarahkan sang anak untuk memahami sesuatu yang sesuai dengan kondisi kejiwaan dan masa pertumbuhannya.

Mari Berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s