Permainan Tradisional yang hilang ditelan jaman


Permainan tradisional masa kecil
Diambil dari Google+

Masih ingatkah kita dengan permainan kelereng, gobak sodor, bentengan, balapan dengan ban bekas, bermain layang-layang di lapangan luas dan mengejarnya bila putus, petak umpet dari sore hingga malam? mungkin yang berumur kurang dari 20 tahun saat ini tidak lagi merasakan hal ini. Permainan tradisional dengan peralatan sederhana dan bahkan tidak ada alatnya ini sungguh memberikan kenangan yang sangat indah bagi siapa pun yang mengalaminya.

Permainan yang selalu dimainkan bersama teman, karena harus ada lawannya ini memberikan adrenalin tersendiri pada diri anak-anak tersebut. Keinginan untuk mengungguli temannya dengan skill bermain, permainan yang selalu mengutamakan gerakan fisik ini menjadikan sebuah permainan yang sangat menghibur dikala pulang sekolah.

Namun, seiring perjalanan waktu, permainan ini lambat laun hilang seiring dengan semakin majunya jaman. Acara hiburan di televisi dan mulai menjamurnya permainan elektronik menjadikan anak kecil semakin terpaku di tempat. Hilang sudah minat untuk bermain bersama teman di lapangan, sawah, sungai, tergantikan dengan “adrenalin” di sebuah kotak kecil yang bernama televisi dan permainan elektronik.

Permainan tradisional itu pun semakin sulit lagi untuk mainkan seiring dengan hilangnya arena bermain anak-anak. Hilangnya sawah yang berganti dengan perumahan, lenyapnya lapangan yang berganti dengan bangunan kokoh nan tinggi dan semakin kotornya sungai oleh rendahnya kesadaran manusia menyebabkan permainan tradisional tersebut semakin tidak populer lagi.

Kita, yang dulu pernah merasakan nikmatnya permainan tersebut, entah kapan bisa merasakannya lagi atau mungkin sekedar mengajarkan permainan yang “ramah lingkungan” tersebut kepada anak-anak kita. Semoga suatu saat, ada cara untuk kembali mempopulerkan permainan tradisional tersebut.

Mari Berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s